NARKOLEMA : NARKOba LEwat MAta

Beberapa minggu yang lalu banyak dibicarakan di media sosial mengenai i-doser atau ada yang menyebutnya dengan narkoba digital. Aplikasi suara yang bisa didown load ke smartphone maupun tablet jika didengarkan menyebabkan efek kecanduan yang kurang lebih sama seperti pada pemakaian narkoba. Jadi efek seperti narkoba ini diperoleh melalui telinga. Dan minggu lalu istilah Narkolema, narkoba lewat mata, pertama kali saya dengar dari psikolog kondang Ibu Elly Risman, Psi dalam seminar “Membentengi Anak dari Bahaya Pornografi”. Setelah I doser, narkoba lewat telinga, sekarang ada pula istilah baru narkoba lewat mata. Yang dimaksud dengan Narkolema disini adalah pornografi.

Dari Wikipedia, Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Dan mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. (https://id.wikipedia.org/wiki/Narkoba). Efek kecanduan inilah yang terjadi di pecandu pornografi.

Data-data yang ibu Elly sampaikan sangat mencengangkan. Beliau sudah menemukan kecanduan pornografi di tingkat SD sejak tahun 2002. Dan setiap tahun jumlah anak-anak yang kecanduan, meningkat dengan cepat. Mengerikan. Sudah seperti wabah. Saya sangat menganjurkan agar para orang tua, ayah dan bunda ikut seminar seperti ini. Anda bisa menghubungi Ibu Elly di Yayasan Kita dan Buah Hati. Untuk diketahui saya bukan staff marketing Ibu Elly ataupun dari Yayasan Kita dan Buah Hati. Dan juga tidak mendapatan keuntungan materi apapun. Tapi semua ini murni adalah sebagai rasa prihatin dan keinginan untuk berbagi agar kita semua bisa berbuat lebih baik dengan menjaga anak2 kita yang telah diamanahkan kepada kita oleh Allah SWT dan membentengi mereka dari bahaya pornografi.

Saya sudah sering menghadiri seminar Ibu Elly, bahkan sejak belasan tahun yang lalu. Tapi seminar kali ini benar-benar membuat saya sangat terkejut dan menangis. Sedih dan prihatin sekali melihat bagaimana kondisi anak2 sekolah pada saat ini yang sudah terpapar oleh pornografi sejak usia yang masih sangat muda.

Sejauh mana kita sebagai orang tua sudah menyadari bahwa anak kita sudah tercemar dengan pornografi dan bahkan kecanduan pornografi? Banyak orang tua yang tidak atau kurang menyadari apa akibatnya memberikan smartphone dan memberikan kebebasan kepada anak-anak yang dibawah umur untuk akses ke internet. Mengutip apa yang disampaikan Ibu Elly, jika anak punya smarphone, di rumah ada wifi, ayah bunda sibuk, maka janganlah berpuas hati dengan mengatakan “anak-anak kami baik-baik saja”. Apalagi jika komunikasi antara anak dan orang tua tidak atau kurang baik , maka orang tua juga mempunyai andil yang besar jika anak2nya terpapar pornografi dan bahkan kecanduan pornografi.

Hampir selama 4 jam lebih saya terpaku melihat data-data dan kenyataan yang di sampaikan dalam seminar ini. Akibat dari kecanduan pornografi bisa terlihat dengan dengan banyaknya pemerkosaan dan pelecehan seksual di seluruh Indonesia yang pelaku dan korbannya adalah anak-anak di bawah umur maka memang tepat kiranya kalau dinyatakan INDONESIA DARURAT PORNOGRAFI. Seperti yang pernah disampaikan pada Desember 2013 oleh Menkominfo pada saat itu, Tiffatul Sembiring , Indonesia menjadi negara dengan target serangan pornografi terbesar di dunia.

Yang memprihatinkan game yang ada di internet juga menjadi sasaran produsen pornografi untuk menyebarkan produknya. Berbagai cara mereka lakukan. Mulai dari hadiah yang akan diperoleh jika menang, bisa berupa, penampilan model2 telanjang sampai simulasi melakukan hubungan badan dengan PSK. Dan game tersebut adalah game tembak-tembakan, game balap mobil dan motor dan game-game lain yang sepertinya adalah game yang aman. Dan bahkan juga pada saat game loading pun sering ada pop up foto-foto porno.

Pornografi juga tersebar dengan sangat mudah dan cepat melalui media sosial. Banyak tersebar video-video porno amatiran dengan durasi kurang dari 5 menit. Dan pelaku di dalam video tersebut juga banyak anak-anak dibawah umur. Yang lebih parahnya lagi adalah pornografi yang beredar sekarang banyak yang memperlihatkan hubungan sesama jenis.

Maraknya warnet, smartphone murah dari China dan free wifi  adalah salah satu dari kontributor terbesar mudahnya pornografi bisa diakses di internet. Bahkan sampai ke pelosok desa.

Menurut Ibu Elly, kerusakan otak yang disebabkan oleh kecanduan pornogarfi sama seperti kerusakan otak yang dialami jika tertabrak mobil. Penjelasan secara ilmiah bagaimana pornografi di internet mengubah otak manusia secara radikal juga  dijelaskan oleh Mark B. Kastleman seorang psikiater dari Amerika, dalam bukunya Drug of the new millineum (Narkoba milenium baru) yang sudah diterjemahkan kedalam Bahasa Indonesia oleh Yayasan kita dan buah hati. Di Amerika sekarang Mark menjadi terapis untuk mengatasi ketagihan pornografi di internet melalui terapi adiksi pornografi online, Candeo

drug of new millenium

Kerusakan otak akibat pornografi ini  sangat mengerikan dan menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya kejahatan seksual. Dan rencana pengebirian terhadap pelaku kejahatan seksual yang akhir-akhir ini ramai diberitakan sepertinya bukanlah tindakan yang tepat. Karena yang rusak sekali lagi adalah otak. Pengebirian hanyalah akan membuat mereka menjadi lebih brutal.

Sekarang dari mana kita tahu kalau anak kita kecanduan pornografi? Dan bagaimana bisa membantu anak2 kita? Menurut Ibu Elly ada 10 tanda-tanda anak yang sudah kecanduan pornografi yaitu :
1. Bila ditegur dan batasi main gadget dia marah, melawan, berkata kasar bahkan keji
2. Mulai impulsif, berbohong, jorok, mencuri
3. Malu tidak pada tempatnya
4. Sulit konsentrasi
5. Jika bicara menghindari kontak mata
6. Menyalahkan orang
7. Secara emosional menutup diri
8. Prestasi akademis menurun
9. Main dengan kelompok yang itu-itu saja
10. Hilang empati, yang diminta harus diperoleh

Kalau menemukan 5 saja dari 10 gejala diatas, artinya sudah kecanduan. Saran Bu Elly, sebagai orang tua kita harus tenang, jangan panik dan marah, maafkan anak kita  dan perbaiki pola asuh, jangan fokus aspek akademis semata. Perkuat Allah dalam diri anak, dan bicarakan tentang memelihara kesucian sampai menikah.

Membesarkan dan mengasuh anak zaman sekarang memang tidak mudah dan banyak tantangannya. Sebagai orang tua kita harus selalu mengikuti perkembangan zaman termasuk perkembangan tekhnologi, jangan sampai gaptek. Di Internet melalui google bisa terlihat banyak cara untuk memblokir situs porno, gratis maupun berbayar. Dari seminar inipun saya mendapatkan cara mudah dan gratis untuk memblokir situs porno yaitu melalui website http://www.k9webprotection.com.

Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah SWT. Aamiin.

Sumber : https://rizi21.wordpress.com/2015/12/02/narkolema-narkoba-lewat-mata/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s